Sabtu, 24 Oktober 2015

Kanker darah

kanker darah
Pada awalnya, semua sel-sel darah berasal dari sel darah induk. Meskipun beberapa sel darah induk ada didalam darah, namun sebagian juga berada di dalam sumsum tulang. Sel induk darah tersebut bertugas untuk memproduksi 3 tipe sel darah yaitu:
·          Sel darah merah – Berfungsi penting untuk mendistribusikan oksigen ke seluruh tubuh
·         Trombosit – Membantu platelet membentuk gumpalan darah dan memperlambat atau menghentikan terjadinya pendarahan
·         Sel darah putih – Membantu memerangi/melawan infeksi
Ketika sel-sel darah mati, sel darah induk memproduksi sel-sel darah baru untuk menggantikannya. Lalu bagaimana terjadinya sel kanker darah??
Proses Terjadinya Kanker Darah
Sel kanker darah ini, biasa dikenal dengan sel leukimia dan sel ini memproduksi dirinya dalam beberapa bagian. Kemudian bagian itu dibagi lagi menjadi bagian-bagian lain untuk memproduksi sel-sel leukemia yang lebih banyak. Tidak seperti sel darah normal yang dapat mengalami kerusakan dan mati, sel-sel leukemia tidak akan mati meskipun mereka mengalami kerusakan. Karena tidak dapat mati, sel-sel leukemia dapat membangun dan mendesak sel darah normal.
Sel darah merah yang lemah akan menjadikan tubuh sulit untuk memperoleh asupan oksigen, mengontrol pendarahan atau melawan infeksi. Ciri-ciri kanker darah akan terus bermunculan, hingga sel-sel leukemia menyebar ke organ-organ lain seperti kelenjar getah bening, limpa dan otak.
Jenis-jenis Kanker Darah
Secara garis besar kanker darah dikenal dengan beberapa jenis, umumnya jenis-jenis tersebut merupakan tipe akut dan kronis. Untuk mengetahui detailnya silahkan baca pembahasan berikut ini :
1. Leukemia myeloid akut
Leukimia myeloid akut (AML) mempengaruhi sel-sel myeloid dan tumbuh dengan cepat. Leukimia tersebut akan menghancurkan darah dan sumsum tulang.
2. Leukemia limfoid akut
Leukimia limfoid akut (ALL), akan mempengaruhi sel-sel limfoid dan tumbuh dengan cepat. leukimia limfoid menghancurkan sel darah dan sumsum tulang.

3. Leukemia myeloid kronis
Leukemia myeloid kronis (CML), mempengaruhi sel-sel dan biasanya tumbuh secara perlahan diawal gejala. Tes darah akan menunjukkan adanya peningkatan di sebagaian sel-sel darah. Sel-sel darah yang tidak normal tetap bekerja dengan baik. Kecil kemungkinan leukemia jenis ini menghancurkan sel-sel di dalam sumsum tulang.
4. Leukemia limfoid kronis
Leukemia limfoid kronis (CLL) mempengaruhi sel-sel limfoid dan biasanya tumbuh secara perlahan. Tes darah akan menunjukkan sel-sel darah putih. Sel-sel tidak normal hampir bekerja dengan baik jika sel-sel darah putih dalam keadaan normal.
Penyebab Kanker Darah
Berdasarkan beberapa hasil penelitian yang dilakukan oleh para ahli, ditemukan bahwa penyebab kanker darah diantaranya adalah :
1. Paparan zat kimia
Terlalu sering terkena atau menggunakan barang yang mengandung bahan kimia sangat beresiko untuk terkena kanker darah. Misalnya seperti penggunaan bahan-bahan makanan cepat saji, penyedap rasa, makanan kemasan hingga kosmetik.
2. Kebiasaan yang tidak sehat
Kebiasaan-kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol dapat memicu tumbuhnya sel-sel kanker darah. Dimana rokok dan alkohol mengandung zat-zat berbahaya seperti zat karsinogen yang dapat memicu pertumbuhan sel-sel kanker darah.
3. Radiasi
Penyebab yang selanjutnya adalah adanya paparan radiasi yang mengenai tubuh terlalu sering. Paparan radiasi juga merupakan faktor tingkat tinggi dari penyebab kanker darah.
4. Infeksi virus
Virus yang dapat memicu kanker darah adalah virus yang terdiri dari satu benang tunggal RNA dan bukan DNA. Setelah menginfeksi sel virus ini akan mengkopi dirinya untuk kemudian membentuk DNA dari RNA yang dimilikinya.
Pencegahan Kanker Darah
Untuk menghindari serangan kanker darah, ada baiknya jika anda melakukan hal-hal seperti dibawah ini:
1. Olahraga secara teratur
Meurut beberapa penelitian, olahraga secara teratur dapat membantu untuk mengurangi resiko kanker darah. Olahraga-olahraga ringan seperti jogging, latihan kekuatan, jalan cepat dan berenang selama kurang lebih 30 menit merupakan awal yang baik untuk melindungi tubuh dari serangan berbagai penyakit.
2. Diet dengan cara tepat
Selain olahraga, diet sehat dengan cara yang tepat juga dapat membantu tubuh untuk mencegah perkembangan sel-sel kanker, termasuk kanker darah. Diet sehat dapat dilakukan dengan memperbanyak konsumsi buah-buahan, biji-bijian dan sayuran serta mengurangi jumlah konsumsi lemak yang berasal dari hewan.
Dengan mengetahui apa yang dimaksud dengan kanker darah, macam-macam jenis, penyebab serta pencegahannya diharapkan saat ini anda dapat lebih berhati-hati dan senantiasa menjaga kesehatan dengan baik.
Ciri-ciri Kanker Darah Secara Umum
Ciri-ciri kanker darah bisa berbeda-beda, tergantung dari jenis yang diderita. Meski demikian, terdapat beberapa gejala-gejala umum awal yang bisa dideteksi dari leukimia, sebagai berikut:
1.     Mudah merasa lemah, letih, lesu tanpa alasan yang jelas
2.     Sering merasa pusing
3.     Sering merasa demam atau malah keringat dingin
4.     Tiba-tiba sering mendapat infeksi yang sulit hilang atau selalu datang kembali
5.     Mudah muncul luka-luka atau memar
6.     Muncul bentol-bentol murah pada kulit
7.     Berkeringat yang berlebihan, terutama pada malam hari
8.     Pendarahan, seperti jadi sering mimisan dan gusi berdarah
9.     Kehilangan selera makan
10.  Berat badan secara signifikan tanpa diniati
Ciri-ciri Kanker Darah Lanjutan
Ciri-ciri kanker darah tadi memang terlalu umum sehingga sering kali disalahartikan sebagai gejala penyakit lain yang dapat diremehkan. Seharusnya dengan mendeteksi ciri-ciri umum tadi saja sudah cukup dijadikan alasan untuk waspada. Meskipun demikian, apabila ciri-ciri kanker darah tersebut kemudian muncul dengan ciri-ciri lanjutan berikut ini, anda wajib untuk memeriksakan diri ke ahli medis segera.
1.     Tulang dan sendi yang tiba-tiba sering sakit, linu atau bahkan terasa lemas seperti jeli. Hal ini bisa terjadi karena sel-sel leukemia membentuk jaringan di dekat permukaan tulang atau bahkan di dalam persendian.
2.     Pembesaran Pada Jaringan Lipatan LimfaBeberapa kasus kanker darah memungkinkan sel-sel leukemia menyebar hingga ke jaringan-jaringan lipatan limfa yang dekat dengan permukaan kulit tubuh, misalnya, leher, lipatan ketiak, dan lipatan paha. Hal ini dapat dideteksi dengan menemukan adanya benjolan-benjolan di titik-titik tersebut.
3.     Memar di Bagian PerutTidak jarang sel-sel leukemia terbentuk di daerah sekitar daerah liver dan limfa kecil. Oleh karena itu, perkembangan sel-sel leukemia dapat membengkakkan organ-organ tersebut hingga memunculkan rasa sakit dan memar di bagian samping kiri perut. Selain itu, adanya pembengkakan liver dan limfa juga bisa dirasakan ketika perut cepat merasa kenyang meski hanya makan dalam porsi yang sedikit.
Sampai saat ini, ahli kesehatan pun masih belum tahu pasti apa yang menjadi penyebab kanker darah. Meski demikian, beberapa hal dipercaya mampu meningkatkan resiko kanker darah, misalnya saja terlalu sering terkena paparan radiasi zat-zat kimia. Dengan demikian, mengingat penyakit ini hanya memungkinkan untuk diupayakan pengobatannya dan nyaris mustahil untuk dicegah dari awal, maka sangat penting untuk selalu aware dengan ciri-ciri kanker darah. Dengan demikian, ada pun diagnosa kanker darah akan dapat selalu ditangani sejak dini sebelum benar-benar berkembang menjadi terlalu parah dan berakibat fatal.













Gejala Kanker Darah Leukimia limfosit akut
Kanker jenis ini biasanya tumbuh dengan cepat di bagian sumsum tulang dengan jenis sel darah putih limfoblas.  Gejala1) :
1.     Muka terlihat sangat pucat.
2.     Mudah lelah karena kurangnya sel darah merah (anemia).
3.     Perasaan kurang sehat.
4.     Sakit tenggorokan atau mulut.
5.     Sakit sendi dan tulang.
6.     Mudah terkena infeksi karena kurangnya sel darah putih yang sehat.
7.     Pendarahan yang tidak biasa, ini dikarenakan trombosit yang sangat sedikit.  Contohnya saja seperti memar yang tiba-tiba timbul tanpa sebab, gusi berdarah, dan suka sekali mimisan.
8.     Terdapat benjolan yang disebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di dalam ketiak, leher, selangkangan,atau perut.
9.     Demam
10.  Terdapat bintik-bintik merah pada kulit.
11.  Berkeringat di malam hari.
12.  Penyembuhan yang sangat lambat, karena kurangnya sel darah putih yang normal, terutama neutrofil.
13.  Kehilangan nafsu makan sehingga menyebabkan penurunan berat badan.
14.  Perasaan penuh di bagian bawah tulang rusuk.
15.  Sakit perut karena terjadinya pembengkakan hati atau limfa.
16.  Pembesaran testis pada pria
17.  Kelumpuhan pada saraf kranial.
18.  Sakit kepala.
19.  Merasakan rasa mual.
20.  Detak jantung yang cepat.
21.  Nyeri pada dada.
Gejala Kanker darah limfosit kronis
Kanker darah limfosit kronis adalah kanker darah yang menyerang sel darah putih yang disebut limfosit. Gejala:
1.     Lemah.
2.     Mudah lelah.
3.     Demam.
4.     Berkeringat di malam hari.
5.     Pembesaran kelenjar getah bening berupa benjolan dibawah kulit sehingga membengkak.
6.     Perut terasa penuh sehingga terasa nyeri di sebabkan karena pembesaran limfa.
7.     Kehilangan nafsu makan dan berat badan.
8.     Sesak nafas.
9.     Pembengkakan pada kelenjar getah bening.
10.  Infeksi.
11.  Pendarahan yang abnormal.
12.  Panas dingin.
13.  Terdapat ruam pada kulit.
14.  Pusing.
15.  Anemia.
16.  Muka pucat.
17.  Penyembuhan luka lambat.
Gejala Kanker Darah Leukemia Myeloid Akut
Kanker darah leukimia myeloid akut terjadi karena kelebihan sel darah putih yang belum matang yang biasa di sebut dengan myeloblast.  Gejala4):
1.     Anemia.
2.     Mudah lelah.
3.     Pusing.
4.     Muka pucat.
5.     Sesak nafas.
6.     Penyembuhan yang sangat lambat.
7.     Pendarahan terus menerus.
8.     Mudah lebam.
9.     Nyeri tulang.
10.  Terdapat kelenjar getah bening atau pembengkakan pada daerah leher.
11.  Gusi bengkak.
12.  Perut penuh dan terasa tidak nyaman.
13.  Demam.
14.  Kehilangan nafsu makan.
15.  Berkeringat di malam hari.
16.  Mimisan.
17.  Mudah terinfeksi.
18.  Terdapat titik-titik di bawah kulit  karena pendarahan.
Gejala Kanker Darah Leukemia myelogenous kronis
Kanker darah leukimia myelogenous kronis adalah jenis kanker darah leukimia yang berasal dari sel darah.  Kanker jenis biasanya di derita oleh orang dewasa dan sangat jarang sekali terjadi pada anak-anak5).  Gejala9)6):
1.     Menggigil.
2.     Berkeringat di malam hari.
3.     Infeksi yang berulang-ulang karen sel darah putih belum matang sehingga tidak bisa melawan infeksi.  Sehingga mudah sekali terkena virus demam dan batuk.
4.     Kelelahan.
5.     Berat badan menurun di sebabkan tidak nafsu makan.
6.     Pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher, selangkangan, di bawah lengan, pangkal paha, dan dada.
7.     Mudah sekali lelah.
8.     Nyeri pada bagian perut karena disebabkan sel-sel kanker berkumpul di dalam ginjal, hati dan limfa.
9.     Perut terasa penuh setelah makan.
10.  mudah berdarah.
11.  Kulit terlihat pucat.
12.  Ruam kecil berwarna mera tepat pada kulit.
13.  Penumpukan sel darah putih dimana dapat meningkatkan sumsum tulang sehingga mengakibatkan nyeri tulang sendi.
14.  Kurangnya sel darah merah sehingga mengakibatkan mudah lelah atau anemia.  Ini di akibatkan karena sel darah merah tidak berproduksi dengan cukup.
15.  Dapat menyebabkan stroke karena pada bagian sumsum tulang terlalu banyak trombosit dan dapat mengembangkan pembekuan darah yang abnormal.
16.  Kelebihan sel darah putih tapi tidak berfungsi dengan baik, dan mudah sekali terkena infeksi.  Hal ini bisa menyebabkan resiko infeksi.
17.  Limfa yang membesar yang diakibatkan karena peningkatan sel darah putih mengalir dan keluar melalui sumsum tulang dan bersikulasi di dalam limfa.
Dalam tubuh manusia mengandung DNA, dimana DNA ini memiliki sel yang bisa di lihat.  Di dalam Kanker darah leukimia myelogenous kronis, DNA kromosom bergerak dari kromosom yang satu ke yang lainnya.  Hal ini mengakibtkan, hasil dari sumsum tulang berubah menjadi enzim.  Enzim ini dinamakan dengan tyrosine kinase, sehingga menyebabkan banyaknya sel utama menjadi sel-sel darah putih yang sangat berbahaya sekali yang dapat menyerang bagian sumsm tulang7).
Penyebab kanker darah adalah sel kanker darah leukimia yang sudah akut yang berkembang dalam beberapa hari hingga beberapa minggu.   Sel kanker ini tidak dapat berfungsi dengan semestinya dengan menghasilkan sel darah putih  yang normal, sehingga orang-orang yang mengidap kanker darah akut ini dapat beresiko tinggi terkena infeksi dan mengakibatkan timbulnya kanker darah






Penyebab Kanker Darah Leukimia limfosit akut
Kanker darah jenis ini terjadi saat sel sumsum tulang berkembang dan menghasilkan sel-sel yang belum matang dan berkembang menjadi sel darah putih.  Penyebab kanker darah leukimia limfosit akut adalah : 1) :
1.     Pernah menjalani pengobatan kemoterapi dan terapi radiasi sebelumnya dalam jangka waktu yang sangat lama, dapat beresiko besar terkena kanker darah leukimia limfosit.
2.     Paparan radiasi dengan tingkat yang sangat tinggi dari radiasi.  Contohnya saja seperti reaktor nuklir, yang memiliki resiko besar penyebab kanker darah jenis ini.
3.     Kelainan genetik seperti down syndrom(idiot) beresiko besar terkena kanker jenis ini.
4.     Memiliki saudara dengan penyakit kanker darah, memiliki peningkatan terkena kanker darah juga.
Penyebab Kanker darah limfosit kronis
Kanker darah limfosit kronis  ini perkembangannya lebih lambat di bandingkan dengan jenis kanker darah leukimia limfosit akut.  Dimana, cara kerja sel darah putih lebih banyak daripada sel normal yang berfungsi dalam jairngan tubuh.  Sehingga menyebabkan kerusakan pada bagian sumsum tulang belakang dengan sel-sel lainnya yang telah dibuat.  Penyebabnya2):
1.     Usia tua lebih dari 50 tahun sangat rentan terjangkitnya kanker darah limfosit kronis.
2.     Seks bebas yang terjangkitnya virus AIDS, dimana virus ini membuat daya tahan tubuh lemah dan mudah sekali terjangkit berbagai penyakit, terutama kanker darah limfosit kronis.
3.     Kulit putih lebih mungkin untuk mengembangkan kanker darah jenis ini, di bandingkan bagi mereka yang memiliki kulit coklat.
4.     Riwayat keluarga yang memiliki riwayat terkena kanker darah leukimia kronis.
5.     Paparan bahan kimia, seperti herbisida dan insektisida tertentu bisa beresiko terkena kanker darah leukimia kronis.
Penyebab Kanker Darah Leukemia Myeloid Akut
Kanker darah leukimia myeloid akut disebabkan karena kerusakan pada DNA dengan pertumbuhan sel-sel yang belum matang dan mengganggu tingkat fungsi sel darah merah, trombosit, dan sel darah putih normal.  Penyebabnya sama dengan penyebab jenis kanker darah limfosit kronis, yaitu3):
1.     Faktor usia mempengaruhi resiko terkena kanker darah leukimia myelogenous.  Paling umun pada manusia berusia diatas umur 60 tahun.
2.     Pengobatan kanker sebelumnya, seperti terapi radiasi dan kemoterapi yang kemungkina besar beresiko terkena kanker darah  leukimia myeloid akut.
3.     Terkena paparan radiasi yang sangat tinggi pada reaktor nuklir, dan mudah sekali terkena kanker darah leukimia myeloid akut.
4.     Terkena paparan bahan kimia yang berbahaya, contohnya saja seperti benzena.
5.     Asap rokok yang memiliki kandungan zat kimia dan benzena penyebab kanker jenis ini.
6.     kelainan darah, seperti myelodysplasia, polisitemia vera atau thrombocythemia, merupakan resiko yang sangat besar terjangkitnya kanker jenis ini.
7.     Kelainan genetik seperti down syndrom yang sangat berhubungan langsung dengan penyakit kanker leukimia myeloid akut.
8.     Faktor lingkungan, contohnya saja seperti vaksinasi anak-anak dan tinggal di dekat dengan kabel listrik bertegangan tinggi.
Penyebab Kanker Darah Leukemia myelogenous kronis
Kanker darah leukimia myelogenous kronis memiliki perkembangan yang sangat lambat di bandingkan dengan leukimia myeloid akut.  Kanker jenis ini tidak bepenagruh sekali pada perkembangan jenis sel lain.  Penyebab4):
1.     Perkembangan kromosom yang abnormal.  Kromosom pada manusia terdiri dari 23 kromosom, dimana sel darah putih tumbuh di luar kendali dan tidak menjadi mati.  Hail ini mengakibatkan terganggunya kemampuan sumsum tulang memproduksi el darah dalam jumlah normal.  Perkembangan kromosom yang abnomal mengakibatkan kanker darah leukimia myelogenous kronis.
2.     Timbulnya kromosom abnormal menjadi gen baru.  Disini, sel darah merah menghasilkan protein yang terlalu banyak, yang biasa di sebut dengan tyrosine kinase.  Tirosin kinase meningkatkan munculnya kanker dengan membiarkan sel-sel darah tumbuh di luar kendali, sehingga dapat beresiko terkena kanker darah leukimia myelogenous kronis.
3.     Sel-sel baru dengan banyaknya penyakit.  timbulnya sel-sel baru yang di sebabkan oleh tirosin kinase yang menyebabkan terlalu banyak sel darah putih.  Sel darah putih yang terjangkit penyakit atau tidak sehat dan tidak normal tidak tumbuh dan mati seperti sel normal.  Sel-sel darah putih yang berpenyakit bisa bertambah dalam jumalh besar, dan dapat merusak sumsum tulang sehingga mengakibatkan kanker darah leukimia myelogenous kronis.
4.     Radiasi.  Radiasi yang sangat tinggi dapat meningkatkan resiko kanker darah dengan batas waktu yang sangat lama. Contohnya seperti radiasi korban bom atom, yang bisa meningkatkan resiko kanker darah.  Bahkan dalam radiasi rendah pun dapat meningkatkan resio kanker darah5).
5.     Kekebalan tubuh rendah.  Orang yang menderita penyakit AIDS dan virus HIV lebih besar beresiko terkena berbagai  jenis kanker. Ini disebabkan, karena daya tahan kekebalan pada tubuh manusi yang terjangkit penyakit AIDS dan virus HIV sangat rendah, sehingga mudah sekali penyakit masuk dalam tubuh.
6.     Radang borok usus besar (ulcerative colitis) atau penyakit Crohn.  Berbagai penelitian menunjukkan manusia yang memiliki penyakit radang usus memiliki resiko yang sangat tinggi dari kanker darah leukimia myeloid kronis.  Radang usus juga bisa timbul sebagai penyebab kanker usus.
7.     Menggunakan bahan kimia pestisida.  Terlalu sering menggunakan bahan kimia pestisida bisa mnyebabkan kanker darah.
8.     Benzena/bensol.  Bensol merupakan bahan kimia yang terkandung di dalam bensin.  Terlalu lama berhubungan langsung dengan bensol dapat meningkatkan resiko kanker darah leukimia myeloid kronis.
9.     Berat badan.  Berat badan berlebih meningkatkan sekitar seperempat terkena resiko kanker darah leukimia myeloid kronis, di bandingkan dengan orang yang memiliki berat badan sehat.
Rangkuman 10 Penyebab Kanker Darah Paling Utama
1.     Radiasi
2.     Kemoterapi
3.     Riwayat keluarga
4.     Kelainan Genetik
5.     Faktor Usia
6.     Terkena bahan kimia berbahaya seperti benzema
7.     Faktor lingkungan (seperti kabel listrik bertegangan tinggi)
8.     Berat badan
9.     Asap Rokok
10.  Radiasi reaktor nuklir

Normalnya, sel darah putih memberikan peran penting dalam sistem pertahanan tubuh.  Sel darah putih berfungsi membasmi dan menghancurkan virus dan bakteri.  Jika sel darah putih tidak berfungsi dengan semestinya, tubuh beresiko terkena berbagai infieksi yang  sangat berat dan beresiko timbulnya kanker darah atau biasa di sebut dengan leukimia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar