Jenis kanker tulang
Kanker
tulang primer yang paling sering terjadi adalah pada kaki dan tangan, meskipun
ini juga dapat mempengaruhi tulang bagian lain dari tubuh. Kanker primer
biasanya disebut sarkoma, yang mempunyai beberapa jenis kanker. Setiap jenis
sarkoma mempengaruhi berbagai jenis jaringan pada tulang. Jenis yang paling
umum dari kanker tulang primer meliputi chondrosarcoma, sarkoma Ewing, dan
osteosarkoma. Osteosarkoma dan sarkoma Ewing sering mempengaruhi anak-anak dan
remaja, sedangkan chondrosarcoma lebih sering terjadi pada orang dewasa.
Osteosarkoma
Ini adalah jenis yang paling umum dari kanker tulang, yang biasanya mempengaruhi tulang paha, tulang kering, dan tulang yang membentang dari bahu ke siku. Osteosarkoma lebih sering dialami oleh anak-anak, remaja, atau dewasa muda. Osteosarkoma umumnya dimulai pada ujung tulang, di mana adanya bentuk-bentuk jaringan tulang baru. Pria lebih rentan terhadap jenis kanker ini daripada wanita. Gejala osteosarkoma meliputi:
Ini adalah jenis yang paling umum dari kanker tulang, yang biasanya mempengaruhi tulang paha, tulang kering, dan tulang yang membentang dari bahu ke siku. Osteosarkoma lebih sering dialami oleh anak-anak, remaja, atau dewasa muda. Osteosarkoma umumnya dimulai pada ujung tulang, di mana adanya bentuk-bentuk jaringan tulang baru. Pria lebih rentan terhadap jenis kanker ini daripada wanita. Gejala osteosarkoma meliputi:
☛ Rasa nyeri yang makin
memburuk.
☛ Terjadi benjolan pada
tulang☛ Kesulitan dalam
bernafas jika kanker mempengaruhi paru-paru.
Chondrosarcoma
Ini adalah jenis kanker tulang yang kedua dan paling umum di antara kanker tulang primer. Kanker tulang jenis ini akan mempengaruhi tulang rawan, yang merupakan jaringan ikat fibrosa yang terletak di sekitar sendi. Alhasil, tulang akan tumbuh abnormal. Chondrosarcoma seringkali mempengaruhi orang dewasa. Gejala chondrosarcoma meliputi:
Ini adalah jenis kanker tulang yang kedua dan paling umum di antara kanker tulang primer. Kanker tulang jenis ini akan mempengaruhi tulang rawan, yang merupakan jaringan ikat fibrosa yang terletak di sekitar sendi. Alhasil, tulang akan tumbuh abnormal. Chondrosarcoma seringkali mempengaruhi orang dewasa. Gejala chondrosarcoma meliputi:
☛ Nyeri tumpul yang
menjadi konstan akibat tumor yang tumbuh.
☛ Pembengkakan atau
benjolan pada tulang yang terkena.
Sarkoma Ewing
Sarkoma Ewing adalah kanker tulang yang mempengaruhi orang-orang pada kelompok usia 10 hinga dengan 25 tahun. Kanker tulang jenis ini mempengaruhi poros atau bagian tengah tulang besar. Biasanya hal ini terjadi pada tulang panjang dari lengan atas dan paha, serta tulang pinggulnya. Hal ini juga dapat mempengaruhi tulang rusuk. Gejala-gejala sarkoma Ewing dapat meliputi:
Sarkoma Ewing adalah kanker tulang yang mempengaruhi orang-orang pada kelompok usia 10 hinga dengan 25 tahun. Kanker tulang jenis ini mempengaruhi poros atau bagian tengah tulang besar. Biasanya hal ini terjadi pada tulang panjang dari lengan atas dan paha, serta tulang pinggulnya. Hal ini juga dapat mempengaruhi tulang rusuk. Gejala-gejala sarkoma Ewing dapat meliputi:
☛ Nyeri yang memburuk
seiring dengan waktu.
☛ Pergerakan sendi menjadi
terbatas☛ Timbul pembengkakan
Diagnosa
Tanda-tanda
kanker tulang selalu berkembang dari waktu ke waktu. Sel-sel kanker tumbuh
dengan cepat hingga akan menyebar ke seluruh jaringan tulang dan makin
mendalam. Kanker kemudian dapat menyebar ke daerah sekitarnya di luar tulang.
Setelah mencapai kelenjar getah bening, maka dapat dengan mudah bermetastasis
ke organ lain. Stadium kanker dapat ditentukan melalui pengamatan ukuran,
penyebaran, dan kelas tumor. Kanker tulang sendiri dibagi menjadi empat tahapan.
1. Pada tahap pertama, kanker terbatas
pada tulang.
2. Tumor pada tahap kedua dianggap
lebih parah, meskipun kanker masih terbatas pada tulang di mana ini mulai
terjadi.
3. Tahap ketiga ditandai dengan tumor
yang lebih parah, yang muncul di lebih dari satu tempat pada tulang yang
terkena.
4. Pada tahap keempat, kanker mulai
menyebar ke kelenjar getah bening yang terdekat, paru-paru, atau yang lainnya.
Berbagai
tes diagnostik dan tes pencitraan harus dilakukan untuk mendiagnosis kanker
tulang tersebut. Selain melakukan tes diagnostik dan pemeriksaan fisik, dokter
juga akan menganalisis riwayat kesehatan pasien. Pemeriksaan melalui X-ray juga
dapat dilakukan bersamaan dengan scan, MRI, CT scan, scan radionuklida, dan
tomografi emisi positron untuk mengetahui adanya perubahan abnormal pada
struktur tulang. Jika tes mengungkapkan adanya pertumbuhan yang abnormal,
biopsi akan dilakukan untuk menentukan apakah pertumbuhannya jinak ataukah
ganas. Setelah seseorang didiagnosis dengan kanker tulang, dokter dapat
menyarankan pilihan pengobatan seperti radioterapi, kemoterapi, dan perawatan
paliatif untuk menghancurkan sel-sel kanker. Kadangkala, operasi mungkin akan
dilakukan untuk menghentikan pertumbuhan kanker.
Berbagai
faktor akan mempengaruhi keberhasilan dalam mengobati kanker tulang, salah satu
faktor yang paling penting adalah deteksi dini gejala kanker tulang.
Oleh karena itu, perlu untuk memperhatikan gejala kanker tulang yang biasanya
ditunjukkan oleh seseorang yang terkena kanker tulang. Meskipun gejala kanker tulang
sebenarnya dapat disebabkan oleh penyakit tulang lainnya, jika seseorang
mengalami salah satu gejala kanker tulang tersebut, maka akan lebih baik untuk
mendapatkan diagnosa dan pengobatan pada waktu yang tepat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar