Sabtu, 24 Oktober 2015

Penyakit Usus Buntu: Ketahui penyebab dan gejalanya

Pernahkah anda mendengar istilah usus buntu atau appendicitis? Apa penyebab dan gejala penyakit usus buntu?. Usus buntu merupakan organ yang menyimpan bakteri baik untuk membantu melancarkan proses pencernaan makanan. Nah, pada kesempatan kali ini saya akan mengenalkan pengertian dari penyakit usus buntu, faktor penyebab, gejala, resiko serta cara pengobataan usus buntu.
Mempunyai tubuh yang sehat tentu didukung oleh beberapa faktor seperti faktor makanan dan minuman, faktor lingkungan, olahraga dan lain-lain. Usus buntu mempunyai fungsi penting dalam tubuh, tahukan anda fungsi dari usus buntu sendiri?
Fungsi usus buntu
Usus buntu pada zaman terdahulu sering dikatakan bahwa usus buntu adalah salah satu organ tubuh yang tidak mempunyai manfaat, stegmen seperti itu dikatakan karena ilmu kedokteran pada saat itu belum memahami secara benar dari fungsi-fungsi dari organ tubuh manusia.
Dengan berjalannya waktu serta kemajuan ilmu pengetahuan yang semakin canggih dan modern, membawa pada sebuah pengertian yang menemukan bahwa peran usus buntu mempunyai fungsi yang amat penting sebagai zat penghasil anti kuman yang berperan untuk melawan berbagai infeksi-infeksi pada tubuh manusia.
Pengertian dari penyakit usus buntu
Usus merupakan suatu kondisi yang dimana appendix di dalam tubuh terjadi pembengkakan dan terisi oleh cairan berupa nanah. Appendix yaitu sebuah kantong yang berbentuk menyerupai jari dan menonjol keluar pada usus besar dibagian perut bawah sebelah kanan.
Timbulnya gejala ini dapat menyebabkan rasa nyeri yang menyerang didaerah sekitar pusar yang kemudian menjalar pada bagian bawah perut bagian kanan. Gejala ini akan cepat meningkat pada 12 jam sampai 18 jam, kemudian akan bertambah parah. Penyakit ini bisa menyerang pada setiap orang, terutama pada usia 10 sampai 30 tahun.
Penyakit Usus Buntu

Faktor penyebab dan resiko

Usus buntu dapat disebabkan karena adanya beberapa faktor, diantaranya yaitu:
– Terjadinya penyumbatan, ini disebabkan oleh faktor makanan yang tersisa dan sisa kotoran yang mengeras sehingga terjebak dalam lubang pada rongga perut sehingga mengisi ruang appendix.
– Terjadinya infeksi yang disebabkan oleh faktor infeksi virus sperti virus gastrointestinal atau bisa disebabkan oleh faktor pembengkakan lain.
Setelah mengenal penyebab dari usus buntu. Hal ini akan memudahkan bekteri yang dengan cepat bisa menyerang appendix, sehingga menyebabkan appendix ini meradang dan terisi oleh cairan berupa nanah. Jika tidak segera diobati secara benar, appendix ini akan pecah.

Gejala penyakit usus buntu atau appendicitis

Kenali gejala dan tanda jika anda mengeluhkan rasa sakit penyebab usus buntu, diantaranya yaitu;
– Rasa nyeri seperti gatal pada daerah sekitar perut
– Terjadi rasa nyeri yang tajam selama beberapa jam
– Perut bawah akan menjadi kebal ketika anda menyentuhnya
– Mual dan muntah
– Hilangnya nafsu makan
– Sulit buang angin
– Terjadi pembengkakan pada perut
– Konstipasi
– Demam ringan
– Diare
Gejala rasa sakit ini berbeda-beda tergantung pada tingkat usia dan posisi appendix. Pengobatan penyakit ini dapat dilakukan dengan melakukan operasi pengeluaran appendix. Akan tetapi mencegah penyakit ini lebih baik salah satunya dengan mengkomsumsi makanan yang kaya serat seperti buah-buahan dan sayuran terutama yang berwarna hijau, hindari makanan yang terlalu pedas, panas, bersoda.
Demikianlah pembahasan mengenai penyakit usus buntu, semoga informasi ini bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar