Setiap orang
mengalami nyeri dan rasa sakit, sekarang atau nanti. Tapi sebagian rasa sakit
tersebut bisa menjadi “bendera merah”, sebuah tanda bahwa sesuatu yang salah
sedang terjadi dalam tubuh kita. Kita perlu belajar 4 jenis rasa sakit di tubuh
yang tidak boleh kita acuhkan.
Mungkin Anda mengalami rasa sakit
luar biasa yang tidak bisa Anda jelaskan, atau rasa nyeri yang tidak mau pergi.
Jenis-jenis rasa sakit ini mungkin adalah tanda-tanda bahwa tubuh Anda sedang
tidak sehat. Bahkan bila Anda sudah pernah melakukan tes dan hasilnya
menyatakan bahwa Anda sehat, tubuh Anda mungkin sedang mengatakan sesuatu yang
berbeda. Untuk menolong Anda mencegah situasi yang mengancam nyawa, Dr Oz
dilansir dari doctoroz.com mengungkap empat
rasa sakit di tubuh yang tidak boleh Anda abaikan:
Sakit rahang: Bisa
Merupakan tanda serangan jantung
Sebuah rasa sakit yang samara-samar di sisi kiri rahang Anda
seharusnya jangan pernah diabaikan. Rasa sakit ini meningkat dan berkurang
dalam waktu beberapa menit. Sebagai tambahan, rasa sakit ini berpindah-pindah
sehingga Anda tidak bisa menunjukkan secara jelas di mana bagian yang sakit. Rasa
sakit ini muncul saat syaraf-syaraf di sekitar jantung sakit, mengirim rasa
sakit ke syaraf-syaraf tulang belakang ke bagian-bagian lain, terutama di
rahang kiri, bahu dan tangan.
Dr Oz menciptakan skala rasa sakit untuk membantu Anda memahami
apakah rasa sakit tersbut hanya karena sakit gigi atau serangan jantung.
Zona Hijau: Resiko
terendah
Jika Anda menggerakkan rahang (seperti saat mengunyah) dan rasa
sakitnya meningkat, berarti rasa tidak nyaman ini tidak ada hubungannya dengan
jantung Anda.
Zona Kuning:
Resiko sedang
Sakit rahang terjadi di pagi hari bisa berhubungan dengan sakit
jantung. Darah Anda lebih kental di waktu ini sehingga tekanan darah bertambah,
meningkatkan resiko serangan jantung.
Zona Merah:
Resiko tertinggi
Rasa sakit muncul karena aktivitas fisik bisa muncul di beberapa
wilayah termasuk dada, rahang, tangan kiri dan bahu. Sebuah skenario yang
umumnya mengindikasikan bahwa Anda terkena serangan jantung. Nafas yang pendek,
merupakan sebuah gejala umum serangan jantung pada wanta mungkin juga muncul.
Anda mungkin juga mengalami tanda-tanda klasik dari serangan jantung seperti
pusing atau mual. Bila itulah yang Anda rasakan, segera hubungi dokter.
Kaki sakit:
Bisa menjadi tanda trombosis vena dalam (Deep Vein Thrombosis/DVT)
Rasa sakit jenis ini bermulai di di bagian dalam betis dan
terasa seperti rasa nyeri atau kram. Wilayah kaki bisa membengkak dan berwarna
merah dengan kemunculan pembuluh varikosa.
Rasa sakit di kaki bisa menjadi tanda DVT, yang terjadi saat
pembekuan darah terjadi di dalam sebuah pembuluh darah. Situasi ini bisa
mengancam hidup saat darah yang beku tersebar ke aliran darah, menyebabkan
emboli (sebuah halangan di pembuluh darah) yang bisa tertancap di otak,
jantung, paru-paru atau wilayah lainnya.
Kapan harus kuatir?
Zona Hijau: Resiko
terendah
Saat Anda sedang aktif atau bergerak dan betis terasa tidak
nyaman serta munculnya pergelangan kaki yang bengkak. Kombinasi ini bukanlah
sesuatu yang harus dicemaskan karena dikarenakan otot yang tertarik.
Zona Kuning:
Resiko sedang
Jika Anda menjadi tidak aktif, karena sedang berpergian dan
duduk di sebuah posisi yang tetap. Dalam situasi ini Anda harus memastikan
kesehatan peredaran darah di kaki dengan bangun setiap waktu tertentu dan
bergerak atau hanya dengan memindahkan kaki sembari tetap duduk.
Zona Merah:
Resiko tertinggi
Jika kaki Anda menjadi merah dan hangat, lakukan tes ini: tekan
bagian belakang betis Anda. Jika Anda mengalami rasa sakit, hal ini bisa
menjadi tanda bahaya untuk DVT. Segera kunjungi dokter Anda.
Sakit perut:
Sinyal batu empedu
Sakit perut bisa menjadi sebuah tanda adanya batu empedu, sebuah
kondisi yang menimpa satu dari empat wanita di Amerika Serikat. Gejala paling
umum dari sakit batu empedu muncul di sisi kanan atas perut Anda di bawah
tulang rusuk. Rasa sakit ini bisa terasa tajam dan bisa menyebar ke bagian
belakang atau bawah tulang belikat. Rasa sakit ini akan hilang saat Anda
bergerak.
Kapan harus kuatir?
Zona Hijau: Resiko
terendah
Jika sakit perut hilang setelah minum antacid (obat maag) atau
setelah buang air, maka sakit perut ini adalah sakit perut biasa.
Zona Kuning: Resiko
sedang
Jika bergerak atau mengubah posisi Anda tidak menolong
menghilangkan rasa sakit, hal ini bisa mengindikasikan sebuah halangan.
Zona Merah: Resiko
tertinggi
Rasa sakit yang muncul dalam 20-30 menit setelah Anda makan
makanan berlemak bisa menjadi tanda batu empedu. Perhatikan berapa lama rasa
sakit Anda muncul dan makanan apa yang Anda makan. Carilah pertolongan dokter
bila rasa sakit Anda parah.
Kesemutan: Sinyal
luka syaraf
Kesemutan adalah gejala umum dari sirkulasi yang tidak lancar,
atau bisa jadi Anda telah menekan atau merusak sebuah syaraf. Sebagai tambahan
dari rasa tersetrum, Anda mungkin terasa terbakar atau kebas.
Kapan harus kuatir?
Zona Hijau: Resiko
terendah
Rasa kesemutan hilang dalam beberapa menit setelah Anda
menggerakkan badan, yang meningkatkan tekanan darah di area tubuh yang
digerakkan.
Zona kuning: Resiko
sedang
Bila rasa sakit tetap terasa selama beberapa hari. Bila hal ini
terjadi, syaraf-syaraf di sekitar pembuluh darah, tulang dan otot mungkin
mengalami trauma dan membutuhkan waktu untuk sembuh.
Zona Merah: Resiko
tertinggi
Jika Anda merasa kesemutan disertai dengan otot yang melemah,
hal ini bisa mengindikasikan kondisi syaraf yang serius dan harus dicek oleh
dokter Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar