1. Kanker Serviks
Kanker Serviks adalah jenis kanker yang paling
mematikan bagi wanita dan salah satu yang paling banyak di idap oleh para
wanita. Kanker serviks dikenal juga kanker leher rahim adalah salah satu jenis
kanker yang paling mematikan untuk wanita yang menyerang serviks (en : Cervix).

Kanker serviks tidak memiliki tanda di
awal kemunculannya, oleh karenanya ia merupakan salah satu jenis kanker yang
paling berbahaya di dunia.
Pengertian Kanker Serviks
Kanker Serviks adalah sebuah kanker ganas yang
menyerang organ reproduksi wanita. Penyakit Kanker Serviks ini menempati peringkat paling teratas
diantara kanker yang lainnya. Kanker ini menjadi musuh besar bagi kaum Hawa,
karena banyak kaum hawa yang meninggal akibat terserang kanker Serviks. Perlu
di garis bawahi, penyakit Kanker Serviks ini mematikan jika tidak ditangani
dengan serius
Serviks merupakan nama
lain dari leher rahim, dapat dikatakan kanker serviks nama lainnya adalah
kanker leher rahim. Yang
Gejala
Untuk Anda yang ingin
mengetahui gejala-gejala kanker serviks yang sering ditemui oleh penderitanya :
a) Keputihan yang
diwarnai dengan darah:
Biasanya, pada saat keadaan normal, keputihan
berwarna putih susu atau putih bening. Jika Anda mengalami keputihan disertai
dengan darah, segera cek dan konsultasikan ke dokter spesialis.
b) Nyeri saat
berhubungan intim:
Nyeri pada saat berhubungan intim mungkin bisa
dianggap normal, namun jika nyeri secara berlebihan, mungkin itu tanda Anda
mengidap kanker serviks. Anda jangan sepelekan hal ini, segera periksakan diri
ke dokter spesialis.
c) Penurunan
berat badan & hilangnya nafsu makan: Jika anda mengalami penurunan berat badan dan hilangnya nafsu
makan secara tiba-tiba, ini bisa jadi suatu tanda Anda mengidap kanker serviks.
Jika beberapa poin diatas sedang dialami. Penurunan berat badan dan hilangnya
nafsu makan dapat disebabkan oleh sesuatu tertentu, misalnya Anda stres atau anda sedang mengkonsumsi obat-obatan yang berpengaruh pada pola
makan Anda.
d) Kelelahan yang
berlebihan:
Mungkin Anda sudah merasa cukup beristirahat,
tapi Anda masih merasa kelelahan sepanjang waktu? Gejala ini harus Anda
waspadai, karena bisa terjadi Anda mengidap Kanker Serviks.
e). Pendarahan yang
abnormal pada vagina:
Wanita pada umumnya harus menyadari siklus menstruasi
mereka. Pendarahan yang sering terjadi di luar masa mensturasi bukan hal yang
wajar lagi, melainkan suatu hal yang abnormal. Hal ini merupakan suatu gejala
Kanker Serviks. Anda harus segera periksakan diri ke dokter sebelum terlambat.
f) Nyeri pada panggul : Nyeri panggul secara tiba-tiba , yang tidak berhubungan dengan
menstruasi dan aktifitas lainnya, bisa jadi Anda mengidap Kanker Serviks.
Jangan mengkonsumsi obat-obatan warung, lebih baik, Anda mengkonsultasikannya
ke dokter.
g) Gangguan pencernaan: Gangguan yang sering
terjadi pada pengidap Kanker Serviks adalah gangguang pencernaan. Jika Anda
mengalami sembelit kronis, ini suatu gejala Kanker Serviks.
Penyebab
Mungkin sebagian ada
yang menyangka Kanker Serviks akibat seringnya bergonta ganti pasangan (Sex
Bebas). Itu memang benar, namun ada penyebab lainnya selain itu:
a) Sistem Imun lemah
Kanker Serviks dapat
menyerang dengan mudah jika sistem imun tubuh melemah. Maka dari itu, menjaga
kesehatan tubuh dan istirahat yang cukup sangat di anjurkan agar sistem imun
tetap terjaga.
b) Merokok
Begitu banyak iklan,
spanduk, dan media lainnya yang menganjurkan untuk tidak merokok. Pemicu adanya
kanker serviks pada wanita, bisa terjadi jika Anda seorang perokok, karena
rokok dapat mengurangi kemampuan secara alami tubuh dalam melawan HPV (Human
Papillomavirus.
c) Sex Bebas
Di jaman era
globalisasi ini, banyak kaum pria dan wanita yang sering bergonta ganti
pasangan. Hal ini memicu terjadinya kanker serviks, karena virus lebih cepat
menyebar dan menular saat berhubungan badan. Menjaga kesehatan organ intim
sangatlah dianjurkan agar kita selalu terhindar dari penyakit mematikan ini.
d) Pembersih organ
intim
Maraknya brand
pembersih organ intim (vagina) sangat diminati oleh kaum hawa. Pembersih organ
intim ini memang untuk membunuh bakteri, namun tidak semua bakteri dalam vagina
merugikan. Jika Anda terlalu sering menggunakan pembersih organ intim, tanpa
disadari bakteri yang baik terbunuh. Pembersih organ intim juga dapat
menyebabkan iritasi pada vagina, karena lapisan kulit pada vagina sangatlah
tipis dan mudah teriritasi. Jika sudah teriritasi, kondisi ini pun rentan
terjadinya kanker serviks.
e) Maniak Junkfood/fastfood
Junk food/ fast food mengandung banyak sodium, lemak dan gula buatan. Semua
jenis makanan ini kandungan mineral, vitamin dan proteinnya sangat sedikit
sedangkan tubuh sangat membutuhkan zat penting ini untuk menangkal dan mencegah
berbagai penyakit termasuk kanker serviks ini.
f) Alkohol &
Narkotika
Pengaruh alkohol dan
narkotika bagi wanita berdampak pada kualitas reproduksi sel telur pada rahim.
Kondisi ini sangat memungkinkan terjadinya kanker serviks.
Pencegahan
Sebelum mengidap
kanker serviks ini, lakukan beberapa tips untuk langkah mencegah terjadinya
kanker serviks ini :
a) Mengkonsumsi
makanan sehat
Mulailah mengkonsumsi
makanan yang mengandung vitamin C, E, asam folat dan beta karoten. Sayuran dan
buah ini sangat ampuh menangkal pertumbuhan kanker pada rahim.
b) Menjaga organ intim
dengan baik
Anda cukup menggunakan
air bersih untuk membersihkan organ intim Anda dan mencuci tangan sebelum
menyentuh organ intim Anda. Dengan melakukan proses alami ini Anda akan
terhindar dari kanker serviks.
c) Menghindari
berganti-ganti pasangan
Berganti-ganti
pasangan adalah suatu penyebab munculnya kanker serviks yang rentan terjadi
pada kaum hawa. Oleh sebab itu, menjaga sebuah kesetiaan pada pasangan
merupakan cara mencegah yang paling ampuh akan terjadinya kanker serviks.
d) Menghindari
hubungan intim sejak dini
Berhubungan badan di bawah umur 20 tahun lebih beresiko
dibandingkan diatas 20 tahun. Mengapa? Hal ini berkaitan dengan kematangan
sel-sel mukosa, yang pada umumnya sel-sel mukosa matang pada umur 20 tahun ke
atas
e) Olahraga secara
teratur
Olahraga secara teratur dapat membuat tubuh kita menjadi bugar
dan terhindar dari penyakit kanker serviks. Dengan melakukan shit up, push up
di pagi hari dapat menurunkan resiko kanker serviks
f) Minum air putih
Meminum air putih
minimal 1 sampai 2 liter air sehari, berarti anda akan membuang zat-zat berbahaya
dalam tubuh. Air putih mengandung banyak manfaat, selain untuk keseimbangan
tubuh, air putih juga bermanfaat untuk menghindari kanker serviks.
Mengenal Kanker Serviks Stadium 1
Kanker serviks memiliki tahapan atau stadium seperti jenis
kanker lain. Perbedaan stadium pada dasarnya dibedakan pada perkembangan kanker
dan daerah penyebaran kanker. Wanita yang sering melakukan pemeriksaan melalui
papsmear biasanya cenderung memiliki kesempatan pengobatan yang lebih besar
karena jangkauan penyebaran sel kanker yang lebih kecil.
Kanker serviks stadium 1 merupakan tahapan kanker dimana sel
kanker hanya berada pada bagian organ leher rahim. Dalam dunia kedokteran
kanker serviks stadium 1 akan dibagi menjadi stadium 1A (1A1 dan 1A2) dan 1B
(1B1 dan 1B2).
Berikut ini penjelasan tentang kanker serviks sesuai tahapan
atau stadium.
1.
Stadium 1A merupakan tahap
kanker dimana kanker baru saja mulai tumbuh. Sel kanker memiliki ukuran yang
sangat kecil dan biasanya hanya bisa dilihat melalui pemeriksaan sel dengan mikroskop.
2.
Stadium 1A1 adalah ketika sel
kanker telah berkembang dengan ukuran antara 3 – 7 mm dan menyebar ke bagian
jaringan organ leher rahim.
3.
Stadium 1A2 adalah dimana sel
kanker telah mencapai ukuran sekitar 3 –5 mm dan sudah muncul ke organ jaringan
leher rahim.
4.
Stadium 1B merupakan indikasi
dari sel kanker dengan ukuran yang lebih besar dari stadium 1A, namun tidak
menyebar ke jaringan lain.
5.
Stadium 1B1 merupakan
pertumbuhan kanker yang telah mencapai ukuran antara 1-3 cm.
6.
Stadium 1B2 adalah tahap
kanker ketika telah mencapai ukuran lebih dari 4 cm.
Gejala
Kanker Serviks Stadium 1
Gejala yang muncul pada kanker serviks biasanya tidak terlalu
dipikirkan oleh wanita, hal ini disebabkan karena gejala ringan yang muncul
sama seperti jenis keluhan penyakit pada organ reproduksi wanita. Namun ada
beberapa gejala yang harus diwaspadai sehingga semua wanita harus segera pergi
ke dokter untuk memeriksakan diri. Berikut ini gejala munculnya kanker serviks.
1.
Gejala yang paling banyak ditemukan oleh wanita adalah munculnya
pendarahan seperti menstruasi namun terjadi di luar siklus menstruasi.
Terkadang pendarahan yang muncul berupa gumpalan-gumpalan besar dengan warna
yang lebih merah.
2.
Pendarahan yang muncul saat menjelang siklus menopause dan
setelah menopause. Wanita yang mendapatkan gejala ini lebih sering lalai karena
dianggap hanya bagian dari proses menopause.
3.
Pendarahan yang muncul pada saat hubungan suami istri atau
hubugan intim. Pendarahan hebat juga dapat terjadi setelah hubungan seks.
4.
Gejala umum yang paling sering tidak diperhatikan wanita adalah
munculnya keputihan yang dalam waktu lama dan sering menimbulkan bau yang tidak
enak serta munculnya rasa sakit saat berhubungan seks.
Berbagai gejala ini memang terkadang sulit untuk diamati karena
cenderung seperti masalah reproduksi wanita. Namun hal inilah yang selama ini
ternyata menimbulkan potensi pertumbuhan sel kanker yang lebih besar dengan
resiko yang lebih berat.
Cara
Pemeriksaan Kanker Serviks Stadium 1
Pemeriksaan
secara rutin menjadi salah satu cara yang sangat penting untuk mempelajari cara mencegah kanker serviks. Berikut ini adalah dua jenis metode deteksi dini kanker serviks.
1.
Pap Smear:
Pap smear merupakan metode pemeriksaan yang dilakukan dengan mengambil sampel
dibagian leher rahim, setelah itu sampel akan diperiksa dengan memakai
mikroskop. Jika ditemukan sel abnormal penyebab kanker dalam jumlah banyak maka
bisa dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui masalah pada leher
rahim.
2.
Tes HPV:
Tes ini dilakukan untuk mengetahui semua jenis HPV yang muncul pada leher
rahim. Tes ini bisa mendeteksi kemungkinan seorang wanita memiliki resiko besar
kanker rahim. Selain itu tes ini juga bisa dipakai untuk mengetahui kesehatan
leher rahim.
Semua wanita yang sudah pernah menikah atau melakukan hubungan
seksual disarankan untuk melakukan pemeriksaan pap smear. Jarak pemeriksaan pap
smear untuk wanita yang sudah menikah dengan usia antara 25 – 29 tahun selama 3
tahun sekali. Sementara wanita yang sudah berumur lebih dari 35 tahun
disarankan untuk melakukan pemeriksaan pap smear selama 4 tahun sekali.
Gejala Kanker Serviks Stadium 2
Panyakit
kanker serviks memang tidak pernah menunjukkan gejala khusus sehingga penderita
sering tidak menyadari jika terkena kanker. Perjalanan sel kanker dari mulai
terinfeksi virus HPV hingga menyebabkan kanker bisa membutuhkan waktu sekitar 3
hingga 25 tahun. Hal ini menyebabkan beberapa penderita merasa kaget karena
mengetahui stadium yang sudah masuk ke stadium lanjut.
Gambar
Kanker Serviks Stadium 2
Kanker
serviks stadium 2 adalah jenis kanker yang telah mencapai ukuran sekitar 4 cm
pada jaringan leher rahim dan menyebar ke jaringan vagina bagian atas. Kanker
serviks stadium 2 dibagi menjadi dua tingkat yaitu stadium 2A dan 2B. Berikut
ini pembagian kanker serviks stadium 2 menurut perbedaan penyebaran jaringan
sel kanker.
1.
Kanker serviks stadium 2A adalah kanker yang telah
menyebar di sekitar leher rahim dan bagian luar termasuk vagina atas tetap
tidak menyebar hingga ke bagian rahim. Kanker serviks stadium 2A biasanya
dibagi menjadi dua jenis. Jika ukuran kanker atau tumor memiliki ukuran lebih
kecil dari 4 cm maka masuk dalam tahap 2A1. Dan jika tumor yang ditemukan
memiliki ukuran lebih dari 4 cm maka termasuk dalam tahap 2A2.
2.
Kanker serviks stadium 2B adalah apabila saat pemeriksaan
ditemukan penyebaran sel kanker hingga bagian luar leher rahim dan masuk ke
jaringan pada bagian rahim.
Kanker
serviks stadium 2 mungkin tidak akan memperlihatkan gejala khusus yang mudah di
sadari oleh penderita. Namun beberapa kelainan dibawah ini bisa digunakan untuk
mengamati munculnya sel kanker serviks.
1.
Muncul
pendarahan dalam waktu tertentu menjelang masa menopause atau pada saat
menstruasi. Pendarahan ini bisa membuat penderita merasa lemah dan lelah karena
darah yang keluar sangat banyak.
2.
Muncul
rasa sakit pada bagian panggul bawah namun bisa hilang sendiri dan terkadang
menjadi gejala awal dari pendarahan.
3.
Penderita
kanker serviks stadium 2 terkadang juga tidak memiliki gejala khusus seperti
pendarahan, namun hanya keputihan yang menimbulkan bau tidak enak.
Cara
Deteksi Kanker Serviks Stadium 2
Cara deteksi kanker serviks stadium 2 hampir sama
seperti umumnya berbagai stadium kanker serviks. Wanita umumnya sering
mengalami berbagai gejala penyakit pada organ kewanitaan seperti keputihan dan
gatal. Namun semua gejala tersebut belum tentu bisa dinyatakan sebagai kanker
serviks. Metode untuk pengujian atau deteksi dini kanker serviks bisa dilakukan
dengan pap smear.
Pap
Smear merupkan salah satu cara untuk mengambil sampel cairan di daerah leher
rahim. Pap smear bisa dilakukan di klinik bersalin atau rumah sakit. Dokter
yang menangani Pap Smear biasanya adalah ahli ginekologi atau ahli kebidanan dan
kandungan. Tes Pap Smear dilakukan dengan cara memasukkan peralatan khusus yang
bernama speculum. Perlengkapan ini akan membuat liang vagina terbuka sehingga
sampel cairan pada leher rahim bisa di ambil. Metode pengetesan ini sama sekali
tidak menimbulkan rasa sakit.
Untuk
mendapatkan hasil terbaik dari tes Pap Smear dilakukan dalam waktu yang
berbeda-beda. Namun lebih baik jika Anda melakukan tes ini 11 hari setelah
haid. Selain itu biasanya rumah sakit akan memberi tahu kepada calon wanita
yang akan menjalani Pap Smear untuk tidak memakai bahan-bahan kimia yang bisa
masuk ke vagina seperti cairan pembersih kewanitaan atau krim untuk hubungan
suami istri.
Kategori Kanker Serviks Stadium 3
Kanker
serviks stadium 3 umumnya banyak ditemukan pada wanita yang tidak pernah
melakukan pemeriksaan Pap Smear. Kanker serviks telah menyerang beberapa organ
reproduksi yang penting dan daerah di sekitarnya tanpa menimbulkan gejala yang
mudah untuk dikenali. Kanker serviks di bagi menjadi dua kategori, yaitu:
1.
Stadium 3:.
Kanker serviks stadium 3A menunjukkan penyebaran ke area di bagian vagina
bawah. Meskipun telah menyebar ke bagian jaringan lain di sekitar vagina namun
tidak menyebabkan penyebaran di daerah panggul.
2.
Stadium 3B:
Kanker serviks stadium 3B biasanya telah menyebar ke saluran urin. Penyebaran
kanker juga bisa menjangkau di sekitar area kelenjar getah bening di daerah
organ reproduksi maupuan organ tubuh lain. Sementara itu pada tahap ini
biasanya kanker telah mencapai kelenjar getah bening pada area panggul.
Pemeriksaan urin pada penderita kanker stadium 3B biasanya menunjukkan ada
indikasi masalah serius pada ginjal.
Gambar
Kanker Serviks Stadium 3
Gejala
Kanker Serviks Stadium 3
Kanker
serviks menjadi salah satu jenis kanker yang tidak memberikan gejala. Namun
pada beberapa kasus kanker serviks dengan stadium yang telah lanjut, biasanya
ditemukan beberapa gejala awal. Berikut ini adalah gejala kanker serviks
stadium 3.
1.
Muncul
pendarahan yang dengan beberapa tingkat yang berbeda. Gejala yang paling perlu
diwaspadai adalah adanya pendarahan setelah hubungan suami istri. Pendarahan
lain yang bisa terjadi adalah pendarahan yang muncul di luar siklus menstruasi
atau menjelang dan sesudah menopause.
2.
Munculnya
keputihan dalam jangka waktu lama dan bahkan menyebabkan bau yang tidak enak.
3.
Saat
berhubungan seksual, organ di sekitar liang vagina biasanya akan terasa sakit
dan tidak nyaman.
4.
Muncul
pendarahan dalam urin.
5.
Timbul
masalah pencernaan yang berhubungan dengan kesulitan buang air besar.
6.
Timbul
keinginan buang air kecil secara terus menerus.
7.
Tidak
memiliki nafsu makan, lebih mudah merasa lelah, lebih dan sedih.
8.
Muncul
rasa sakit pada bagian panggul belakang dan tidak nyaman untuk beberapa posisi
duduk maupun berdiri.
Kanker Serviks Stadium 4
Kanker serviks stadium 4 adalah salah satu fase tertinggi dari
kategori kanker serviks. Kondisi kanker serviks ini sudah masuk dalam tahap stadium
lanjut. Salah satu penyebab angka kematian tertinggi penderita kanker serviks
adalah terlambatnya proses pemeriksaan kanker. Di beberapa negara maju seperti
Amerika, Inggris dan Eropa, kanker serviks lebih cepat ditangani karena
biasanya ditemukan dalam kondisi yang masih awal. Sementara di negara
berkembang (termasuk Indonesia) pemeriksaan kanker serviks belum terlalu dipahami
oleh masyarakat.
Kanker serviks stadium 4b
Gejala Kanker Serviks Stadium 4
Kanker serviks stadium 4 adalah kondisi kanker yang sudah masuk
dalam tahap lanjut. Kanker pada kondisi ini sudah menyebar ke berbagai organ
lain dalam tubuh bahkan diluar bagian leher rahim. Kondisi kanker yang sudah
menyebar ke bagian kandung kemih hingga rektum masuk dalam stadium 4A. Jika
kanker telah masuk ke organ lain seperti paru-paru maka akan masuk dalam
stadium 4B. Gejala dari kanker serviks stadium 4 adalah seperti di bawah ini.
1.
Terjadi pendarahan hebat saat tidak sedang menstruasi dan
menjelang atau sesudah masuk tahap menopause.
2.
Ada rasa sakit yang muncul pada tulang, otot dan panggul bagin
bawah.
3.
Muncul rasa sakit yang berlebihan saat buang air besar atau
buang air kecil dan bahkan kadang disertai dengan pendarahan.
4.
Mengalami gangguan nafsu makan, lelah dan badan menjadi lebih
lemah.
5.
Biasanya penderita akan mengalami penurunan berat badan yang
terjadi dalam waktu yang sangat cepat.
6.
Terkadang jika kanker telah menyebar ke bagian otot tubuh, maka
seluruh badan akan merasa sakit dan tidak nyaman.
Pemeriksaan
Kanker Serviks Stadium 4
Pada awalnya semua jenis kanker serviks akan di temukan dari
pemeriksaan Pap Smear. Ini adalah salah satu metode yang paling diakui untuk
melihat pertumbuhan sel-sel abnormal pada bagian leher rahim. Penyebab kanker
serviks yang masuk dalam beberapa jenis stadium adalah HPV (Human Papilloma
Virus) dengan tipe HPV 16 dan HPV 18.
Pada kanker serviks stadium 4 biasanya hasil pemeriksaan tidak
hanya dilakukan dengan Pap Smear saja. Jika hasil tes menunjukkan jumlah
infeksi virus HPV dalam angka yang tinggi maka dokter akan menyarankan untuk
melakukan biopsi, pemeriksaan panggul, tes darah dan –Ray. Berbagai jenis
pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahu daerah penyebaran kanker dan tujuan
pengobatan yang paling tepat.
Komplikasi
Pada Kanker Serviks Stadium 4
Kondisi penderita kanker serviks stadium 4 pada umumnya sudah
masuk dalam kondisi yang lebih lanjut. Tindakan pengobatan akan dilakukan dengan
melihat kondisi umum penderita, termasuk kemungkinan munculnya beberapa jenis
penyakit komplikasi. Berikut ini beberapa jenis komplikasi yang paling sering
ditemukan.
1.
Gagal Ginjal. Gagal ginjal pada penderita kanker serviks stadium
4 disebabkan karena pertumbuhan kanker yang telah menekan saluran ureter .
gangguan ini akan menyebabkan ginjal tidak bisa bekerja dengan baik. Gejala
yang dapat ditemukan dengan komplikasi ini adalah penderita akan terus merasa
lelah, sakit pada bagian panggul bawah, ada pendarahan dalam urin dan
pembengkakan pada kaki atau tangan.
2.
Penggumpalan darah. Penggumpalan darah pada penderita kanker
serviks stadium 4 biasanya disebabkan oleh pertumbuhan kanker yang telah
menekan bagian pembuluh darah yang berada di area panggul. Akibatnya maka darah
tidak bisa mengalir dengan lancar. Gejala komplikasi ini adalah seperti
pembengkakan pada kaki, timbul bercak merah pada kulit, dan kulit pada area
penggumpalan darah akan terasa lebih panas.
3.
Pendarahan yang sangat hebat bisa terjadi pada penderita kanker
serviks stadium 4. Pendarahan ini disebabkan karena munculnya kanker yang telah
menyerang organ vagina bagian dalam, kandung kemih dan usus. Pendarahan yang
terjadi pada penderita bisa melewati vagina maupun dubur.








Tidak ada komentar:
Posting Komentar